Selasa, 23 November 2010

Uang, Institusi keuangan dan Penawaran Uang

DEFINISI DAN CIRI-CIRI UANG
                Berdasarkan kepada ciri-ciri kegiatan perdagangan yang dijalankan dalam berbagai masyarakat, perekonomian dapat dibedakan menjadi : “perekonomian barter” dan “perekonomian uang”. Perekonomian barter adalah suatu sistem kegiatan ekonomi masyarakat di mana kegiatan produksi dan perdagangan masih sangat sederhana, kegiatan tukar menukar masih terbatas, dan jual beli dilakukan secara pertukaran barang dengan barang atau barter.
            Perekonomian uang adalah perekonomian yang sudah menggunakan uang sebagai alat pertukaran dalam kegiatan perdagangan. Semua negara di dunia sudah dapat digolongkan sebagai “perekonomian uang”.

BEBERAPA KELEMAHAN PEREKONOMIAN BARTER
            Semenjak berabad-abad yang lalu masyarakat telah menyadari bahwa uang sangat penting peranannya dalam melancarkan kegiatan perdagangan. Tanpa uang kegiatan perdagangan menjadi sangat terbatas dan pengkhususan tidak dapat berkembang. Keadaan seperti ini akan membatasi perkembangan ekonomi yang dapat dicapai. Peranan uang yang sangat penting ini dapat dengan nyata dilihat dari memperhatikan masalah-masalah yang akan dihadapi apabila perdagangan secara barter tetap dijalankan. Berikut bentuk-bentuk masalah yang dihadapi dalam perdagangan barter :
1.      Perekonomian barter memerlukan “kehendak ganda yang selaras”
2.      Penentuan harga sukar dilakukan
3.      Perekonomian barter membatasi pilihan pembeli
4.      Menyulitkan pembayaran tertunda
5.      Sukar menyimpan kekayaan

DEFINISI DAN CIRI-CIRI UANG
            Dari kesulitan-kesulitan yang timbul akibat ketiadaan uang seperti yang baru diterangkan diatas dapatlah diambil kesimpulan bahwa uang diciptakan dalam perekonomian dengan tujuan untuk melancarkan kegiatan tukar-menukar dan perdagangan. Maka uang selalu didefinisikan sebagai : benda-benda yang disetujui oleh mayarakat sebagai alat perantaraan untuk mengadakan tukar-menukar/perdagangan. Yang dimaksud dengan kata “disetujui” dalam definisi ini adalah terdapat kata sepakat di antara anggota-anggota masyarakat untuk menggunakan satu atau beberapa benda sebagai alat perantaraan dalam kegiatan perekonomian.
Syarat-syarat uang :
1.      Nilainya tidak mengalami perubahan dari waktu ke waktu
2.      Mudah dibawa-bawa
3.      Mudah disimpan tanpa mengurangi nilainya
4.      Tahan lama
5.      Jumlahnya terbatas (tidak berlebihan)
6.      Bendanya mempunyai mutu yang sama

BEBERAPA FUNGSI UANG
            Dalam ilmu ekonomi peranan atau fungsi uang dalam melancarkan kegiatan perdagangan dibedakan menjadi empat. Yaitu sebagai berikut :
1.      Untuk melancarkan kegiatan tukar-menukar
2.      Untuk menjadi satuan nilai
3.      Untuk ukuran bayaran yang ditunda
4.      Sebagai alat penyimpan nilai

PERKEMBANGAN PENGGUNAAN UANG KERTAS DAN UANG BANK
            Pada saat ini emas dan perak tidak lagi digunakan sebagai uang. Disemua negara, uang terutama dibuat dari kertas atau berbentuk tabungan di bank yang dapat dikeluarkan dengan menggunakan cek. Uang yang dibuat dari logam (bukan emas atau perak) merupakan bagian yang sangat kecil dari keseluruhan jumlah uang dalam perekonomian.

Sebab Perkembangan Uang Kertas
            Penggunaan uang kertas sebagai alat perantaraan dalam perdagangan menjadi sangat bertambah pesat perkembangannya setelah bank-bank umum mengeluarkan uang kertas tanpa terlebih dahulu mereka menerima emas dari para nasabahnya. Apabila di dalam perekonomian telah terwujud kebutuhan yang mendesak akan uang maka bank-bank umum akan menyediakannya sampai dengan jumlah maksimum tertentu.
            Masyarakat masih tetap bersedia menggunakan uang yang diciptakan tersebut karena di atas uang yang di keluarkan itu dijanjikan bahwa apabila pemegang ingin menggantikan uang tersebut dengan emas, maka bank umum tersebut setiap waktu akan bersedia untuk melakukannya.
            Uang kertas yang sekarang digunakan diberbagai negara bukanlah dikeluarkan oleh bank-bank umum tetapi oleh bank sentral, yaitu bank yang bertindak sebagai bank untuk bank-bank umum.

Perkembangan Uang Giral (Uang Bank)
            Sekarang ini bank umum tidak diberi kekuasaan lagi oleh pemerintah untuk mengeluarkan uang kertas. Walaupun begitu, tetapi bukan berarti kekuasaannya untuk menciptakan uang sudah lenyap. Sebaliknya, sekarang ini kekuasaan bank umum untuk menciptakan uang uang telah menjadi bertambah sangat besar. Kekuasaan ini harus dikendalikan sungguh-sungguh oleh pemerintah agar tidak menimbulkan akibat-akibat yang buruk pada perekonomian. Di negara-negara yang sistem keuangannya sudah maju, bank-bank umum merupakan pencipta uang utama. Uang yang diciptakan oleh bank umum dinamakan uang giral bisa juga disebut sebagai uang bank atau rekening koran.

JENIS-JENIS LEMBAGA KEUANGAN
            Yang dimaksud dengan lembaga keuangan atau institusi keuangan adalah semua perusahaan yang kegiatan utamanya adalah meminjamkan uang yang disimpankan kepada mereka. Badan-badan itu mendorong masyarakat untuk membuat tabungan kepada mereka. Sebagai balas jasanya para penabung akan diberi pendapatan berupa bunga keatas tabungan yang mereka buat. Tabungan yang dikumpulkan oleh lembaga keuangan tersebut selanjutnya akan dipinjamkan kembali kepada individu-individu dan perusahaan-perusahaan yang membutuhkannya. Sebagian lagi digunakan untuk membeli saham-saham berbagai perusahaan.
            Lembaga keuangan yang lazim terdapat di suatu negara dapat dibedakan menjadi beberapa jenis, yaitu :
1.      Bank umum atau bank perdagangan. Adalah bank yang bukan saja dapat meminjamkan atau menginvestasikan berbagai jenis tabungan yang diperolehnya, tetapi juga dapat memberikan pinjaman dan menciptakan sendiri uang giral.
2.      Bank tabungan. Bank ini melakukan kegiatan hampir seperti perusahaan peminjaman.
3.      Perusahaan peminjaman. Badan keuangan yang menerima simpanan dalam bentuk tabungan atau simpanan berjangka lama, dan selanjutnya meminjamkan atau menginvestasikan tabungan tersebut.
4.      Pasaran saham. Suatu lembaga yang fungsi utamanya adalah menjadi pusat dimana saham perusahaan-perusahaan diperjualbelikan.
5.      Perusahaan asuransi. Terdiri dari perusahaan yang memperoleh uang dengan menjanjikan akan membuat sejumlah ganti rugi kepada individu, perusahaan atau badan-badan lainnya apabila suatu peristiwa seperti : kecelakaan, kebakaran, kematian dan sebagainya terjadi.

BEBERAPA KEISTIMEWAAN DARI BANK UMUM
            Telah dikatakan bahwa bank umum merupakan lembaga keuangan yang paling penting dan paling berpengaruh dalam kegiatan ekonomi. Ini disebabkan karena bank umum mempunyai beberapa keistimewaan yang tidak dimiliki oleh lembaga-lembaga keuangan lainnya, yaitu :
  1. Tabungan dapat diambil dengan cek
  2. Dapat mencipta “daya beli”
  3. Memberi pinjaman jangka pendek

PENCIPTAAN TABUNGAN GIRAL (REKENING KORAN)
            Tabungan giral atau rekening koran yang diciptakan oleh bank umum dapat dibedakan menjadi dua jenis: tabungan giral utama dan tabungan giral derivatif. Bank umum akan menciptakan tabungan giral utama jika mendapat uang dari langganannya dalam bentuk uang tunai atau cek yang ditarik dari bank lain. Setelah menerima uang tunai atau cek tersebut bank umum akan menambah nilai tabungan giral dari pihak yang memasukkan uang tunai atau cek tersebut. Dan bank umum akan menciptakan derivatif apabila bank itu memberikan pinjaman kepada nasabahnya.

PERKEMBANGAN BAN SENTRAL
            Bank sentral merupakan institusi keuangan yang didirikan dan diberi tugas untuk mengawasi dan mengatur kegiatan institusi keuangan lain dalam sistem finansial. Dalam bagian ini akan dijelaskan mengenai fungsi bank sentral sebagai pengawas institusi keuangan dan sebagai pelaksana kebijakan moneter.

PERKEMBANGAN BANL SENTRAL DI BERBAGAI NEGARA
 Pada masa ini hampir setiap negara mempunyai bank sentral, yaitu suatu bank yang diberi tugas oleh pemerintah untuk mengatur dan mengawasi kegiatan lembaga-lembaga keuangan yang terdapat dalam perekonomian. Berdasarkan kepada fungsi yang harus dilaksanakannya ini bank sentral dapat didefinisikan: sebagai suatu lembaga keuangan yang pada umumnya dimiliki pemerintah yang diserahi tanggung jawab untuk mengatur dan mengawasi kestabilan kegiatan lembaga-lembaga keuangan, dan untuk menjamin agar kegiatan lembaga-lembaga keuangan itu akan membantu menciptakan tingkat kegiatan ekonomi yang tinggi dan stabil.
Tidak semua bank sentral yang ada sekarang ini dari semenjak didirikan telah merupakan bank sentral. Di Inggris dan Swedia misalnya, bank sentral yang ada sekarang ini pada mulanya adalah bank umum. Di Swedia bank yang sekarang ini menjadi bank sentral didirikan pada tahun 1660, tetapi baru pada tahun 1897 bank tersebut bertindak sebagai bank sentral. Bank of England, yaitu bank sentral inggris didirikan pada tahun 1694 tetapi fungsinya sebagai bank sentral baru mulai dijalankan sejak tahun 1884. Di Amerika Serikat bank sentralnya dinamakan Federat Reserve System, dan badan tersebut didirikan pada tahun 1913. Di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia, bank sentral didirikan semenjak mereka mencapai kemerdekaan, yaitu pada tahun-tahun sesudah Perang Dunia Kedua. Bank sentral di negara kita adalah Bank Indonesia.

PERBEDAAN BANK SENTRAL DAN BANK UMUM
  1. Dalam perekonomian hanya ada satu bank sentral
  2. Bank umum kebanyakan dimiliki oleh pihak swasta
  3. Tujuan kegiatan bank sentral dan bank umum berbeda
  4. Bank sentral diberi kekuasaan untuk mencetak uang kertas dan logam

FUNGSI UTAMA BANK SENTRAL
            Kalau diperhatikan peranan dan kegiatan yang dijalankan oleh bank sentral di berbagai negara, maka akan dapat dilihat bahwa pada umumnya bank sentral ditugaskan oleh pemerintah untuk menjalankan lima kegiatan berikut :
  1. Bertiindak sebagai bank kepada pemerintah
  2. Bertindak sebagai bank kepada bank-bank umum
  3. Mengawasi kegiatan bank umum dan lembaga-lembaga keuangan lainnya
  4. Mengawasi keseimbangan kegiatan perdagangan luar negeri
  5. Mencetak uang logam dan uang kertas yang diperlukan umtuk melancarkan kegiatan produksi dan perdagangan




0 komentar:

Poskan Komentar